29 Jul 2011

KEMACETAN DI KOTA BANJARMASIN DIPERPARAH DENGAN PERILAKU PENGGUNA JALAN YANG KURANG BAIK



Setiap harinya tidak sedikit kendaraan yang berlalu lalang di jalan-jalan utama di kota Banjarmasin. Berdasarkan pantauan secara tidak langsung, terlihat, jumlah ini terus meningkat setiap harinya, seiring bertambahnya daya beli masyarakat di Kota Banjarmasin khususnya.
   
Namun sangat disayangkan, hal ini tidak sebanding dengan infrastruktur jalan yang sudah bisa dibilang tidak memadai lagi untuk kondisi yang sudah sampai pada tingkat memprihatinkan. Ditambah lagi dengan pengguna kendaraan bermotor (khusunya roda dua), memiliki perilaku yang kurang baik dalam mengendarai kendaraan bermotor. Dan tentunya hal ini membuat sebagian besar masyarakat kota Banjarmasin menjadi kurang nyaman & leluasa.

Sebagian pengguna jalan umum, khususnya pengendara kendaraan roda dua, memiliki beberapa sikap yang kurang baik, diantaranya adalah: 
1. Egois/ Tidak perduli dengan pengguna jalan lain. Misalnya: tidak memberikan kesempatan kepada pengguna jalan lain yang ingin memutar/ merubah arah. Para pengguna terus melaju dengan kecepatan rata-ratanya. Seolah hanya mereka yang mempunyai kepentingan. Sangat berbanding terbalik dengan beberapa kota-kota besar di Pulau Jawa dan Jakarta, yang mana masih memberikan kesempatan kepada pengguna jalan lain untuk menyeberang jalan/ memutar (pengguna kendaraan bermotor menghentikan kendaraannya). Sehingga terkadang dengan terpaksa pengguna kendaraan harus berani “menerobos masuk” diantara lajunya kendaraan yang melintas untuk bisa memutar ke arah lain.
2.   Tidak disiplin mematuhi peraturan lalu-lintas, terlebih jika tidak ada petugas jaga (Polantas). Misalnya: menyalip dari sebelah kiri tanpa memberikan isyarat, membelok tanpa memberikan isyarat, belok ke suatu tempat/ jalan secara mendadak tanpa memberikan isyarat, melanggar lampu tanda berhenti (kerap terjadi di beberapa tempat, Jl.Simpang Gatot Subroto – Jl. Veteran, Jl. Perintis Kemerdekaan, Jl. Simpang Telawang perempatan menuju ke jembatan, dll.), tidak menggunakan helm saat berkendara, dan yang juga cukup parah adalah mengisi jalan di bagian sebelah kanan pada saat berhenti di lampu merah yang mana hal ini mengakibatkan pengguna jalan yang datang dari arah yang berlawanan kesulitan untuk melintasi jalan (hal ini kerap terjadi di beberapa perempatan lampu merah di Jl. Veteran-Gatot Subroto dan Jl. Perintis Kemerdekaan).
3.  Tidak cakap/ lincah dalam mengendarai kendaraan. Hal ini juga sering saya temui di jalanan, terlebih jika pengguna kendaraan adalah perempuan, ibu-ibu, dan atau orang tua. Dimana mengendarai kendaraan agak ke tengah jalan dengan laju kendaraan yang sangat lambat dan tidak memperhatikan kendaraan lain di sekitarnya, sehingga terkadang membuat pengendara lain dibelakangnya kesal.
4.   Tidak memperhatikan ke arah kaca spion dan tidak tanggap dengan situasi sekitar. Bahkan sebagian besar pengguna jalan (mungkin) menganggap kaca spion hanya sebagai ‘aksesoris pelengkap’ kendaraan saja. Mungkin sepele, namun bisa berakibat fatal.
5.    Program kanalisasi yang diterapkan oleh Sat Lantas Poltabes Banjarmasin tidak berjalan sebagaimana mestinya. Setiap hari terlihat pengguna kendaraan roda dua selalu “mengambil” jalan bagi kendaraan roda empat. Dan ini membuat lalu lintas terlihat “kacau”.

Pada dasarnya, semua pengguna jalan umum di kota Banjarmasin mempunyai hak dan kewajiban, serta kepentingan yang sama, walaupun berbeda skala prioritasnya. Namun alangkah baiknya jika sesama pengguna jalan saling menghargai satu sama lain. Hal ini sangat penting untuk kenyamanan dan keamanan bersama bagi semua warga kota Banjarmasin.
Macet - (Image taken from: http://banjarmasin.tribunnews.com/printnews/artikel/83118)

Lokasi (Alamat) ATM Mandiri di Kota Banjarmasin

DAFTAR ALAMAT/ LOKASI ATM “MANDIRI” DI BANJARMASIN

LOKASI ATM
ALAMAT
DUTA MALL
Jl. A. Yani Km. 2 Banjarmasin
“DINY” Minimarket
Jl. A. Yani Km. 4,5 No.399 Banjarmasin
“RATTAN-IN” Hotel
Jl. A. Yani Km. 5,7 Banjarmasin
“GLOBAL” Hotel
Jl. A. Yani Km. 5 No.488 Banjarmasin
“ROYAL JELITA” Hotel
Jl. A. Yani Km. 5 Banjarmasin
SPBU Belitung
Jl. Belitung Darat
“PESONA” Hotel
Jl. Brigjend H. Hasan Basri 32A Kayutangi
“PALM” Hotel
Jl. S. Parman Banjarmasin
KC Lambung Mangkurat
Jl. Lambung Mangkurat No. 3 Banjarmasin
“DEPO GEMILANG”
Jl. Sutoyo S. No.94/202 Banjarmasin
SPBU Sultan Adam
Jl. Sultan Adam Banjarmasin
KCP Banjarmasin A.Yani
Jl. A. Yani No.4 - 5 Banjarmasin
KCP Banjarmasin Pangeran Samudera
Jl. Lambung Mangkurat No.4 Banjarmasin
KCP Banjarmasin “MITRA PLAZA”
Jl. Pangeran Antasari Mitra Plaza Blok B-I
Pertokoan “CITRA SASIRANGAN”
Jl. A. Yani Km.3,7 No.266 Banjarmasin
“RATIH” Minimarket
Jl. Cempaka Besar Banjarmasin
“TULIP” Swalayan
Jl. H. Hasan Basri – Kayutangi Banjarmasin
R.S. Suaka Insan
Jl. H. Jafri Zam-Zam No.60 Banjarmasin
R.S. Sari Mulia
Jl. Pangeran Antasari No.139 Banjarmasin
Gedung Training Bank Mandiri
Jl. R. Soeprapto No.13 – 17 Banjarmasin
“SUZUKI” S. Parman
Jl. S. Parman No.1 Banjarmasin
“JELITA” Hotel
Jl. Soetoyo S. No.128 Banjarmasin
“INTERNASIONAL” Hotel
Jl. Sultan Adam Banjarmasin
“HBI” Hotel
Jl. A. Yani Km.4,5 Banjarmasin
Banjarmasin PELINDO III
Jl. Barito Hilir No.6 Banjarmasin
Sentra Antasari
Pusat perbelanjaan sentra antasari

Jl. A. Yani Km. 7,9 Banjarmasin

4 Jan 2011

Flickr

This is a test post from flickr, a fancy photo sharing thing.

9 Jul 2010

Konfigurasi Pengaturan Warna (Color Settings) Pada Adobe Photoshop

Pengaturan warna berpengaruh terhadap hasil foto kita pada Photoshop, dan mengkonfigurasinya dengan benar dapat membuat perbedaan yang cukup signifikan. Sering kali, ketika fotografer mengeluh tentang kualitas cetak yang kurang memuaskan dari printer mereka, kesalahan ini pada umumnya terkait dalam pengaturan manajemen warna (Color Management) atau setting profil monitor yang tidak akurat.
Pada awalnya, saya juga lebih senang dengan warna-warna nge-jreng, yang menurut saya cukup menarik mata. Namun, setiap monitor memiliki karakteristik berbeda. Demikian pula hal-nya dengan para fotografer. Dan sering pula saya mendapat kritikan bahwa foto-foto yang biasa saya upload di akun facebook atau di beberapa situs fotografi, warna-nya terlalu dominan atau biasa disebut "berlebihan " (oversaturated). Sehingga hal ini membuat saya agak sedikit bingung. Tapi mungkin ini bukan harga mati, karena tone dan warna dalam fotografi oleh kebanyakan orang juga dianggap sebagai selera.

Berikut sedikit tips dan trik untuk "mengubah" tone dan warna dari foto yang berwarna ng-jreng, menjadi "nyaman" untuk dilihat mata. Dan sebagai catatan, saya menggunakan Adobe Photoshop CS4. Namun saya rasa pada versi di bawahnya letak dan cara setting tidak jauh berbeda.
Setelah selesai dengan proses editing, dan kemudian siap untuk menyimpan file foto Anda. Lakukan terlebih dahulu langkah-langkah berikut:
Buka/ klik menu EDIT>COLOR SETTINGS.





24 Jun 2010

Belajar Menjadi Hacker

Hacker dengan keahliannya dapat melihat & memperbaiki kelemahan perangkat lunak di komputer; biasanya kemudian di publikasikan secara terbuka di Internet agar sistem menjadi lebih baik. Sialnya, segelintir manusia berhati jahat menggunakan informasi tersebut untuk kejahatan – mereka biasanya disebut cracker. Pada dasarnya dunia hacker & cracker tidak berbeda dengan dunia seni, disini kita berbicara seni keamanan jaringan Internet.


19 Jun 2010

11 Hal yang Harus Diperhatikan dalam Troubleshooting PC Lambat

Keluhan apa yang paling sering ditemukan dalam perkantoran yang cukup membosankan bagi para IT Technical support ? yaitu menanggapi masalah misalnya seperti ini "Komputer saya Lambat" begitulah kira-kira kalimat yang sering dilontarkan para end user yang menggunakan komputernya, dan kita harus memperbaikinya, itu suatu hal yang sangat membosankan untuk ditanggapi saking seringnya, terkadang kita menjawab "upgrade aja", walaupun kita tahu, bukan itu jawaban yang tepat sebenarnya. Karena end user tidak mengetahui apa yang dilakukanya. Otomatis kita harus mencari penyebabnya, terkadang saking stressnya kita kita langsung mengambil langkah untuk menginstall ulang saja, daripada repot mencari cari permasalahanya, dan itu justru akan memakan waktu lebih banyak. Berikut 11 hal yang harus kita perhatikan untuk menanggapi masalah "komputer saya lambat!"

1. Spyware dan Virus
Yang paling menjadi top untuk menganalisa pc yang melambat adalah bagian ini, karena bagian ini yang paling mudah di susupi dan banyak user yang berinteraksi denganya (secara tidak langsung), spyware berasal dari banner-banner dan iklan-iklan di suatu halaman web yang mulai beraksi saat kita mengakses halaman / banner tersebut melalui sebuah browser yang memiliki celah keamanan yang tidak bagus, sehingga spyware ini sangat dekat dengan IE, karena IE adalah teman baik untuk spyware, karena spyware bisa memungkinkan spyware untuk menginstall program di dalam HDD kita secara silent, langkah awal, gunakanlah firefox! secara garis besar langkah dasar untuk menghapus spyware:
  1. Indentifikasi dan analisa process yang sedang berjalan dengan windows task manager
  2.  Identifikasi dan non aktifkan service yang bersangkutan melalui management console
  3. Identifikasi dan non aktifkan service yang ada di startup item dengan sistem configuration utilty
  4. Cari dan hapus entry di registry yang ada pada startup
  5.  Identifikasi dan hapus file yang mencurigakan
  6.  Install dan gunakan spyware detection dan removal.

The Photographer’s Guide to Depth of Field

Photography can be a simple form of art but at the core is a complex set of rules, mathematics and integral components that are used in the creating of any photos, on top of composition. This article is designed to be uncomplicated and explains what depth of field is and how you can use it to enhance your photography. At the core definition, depth of field is:

the portion of a scene that appears acceptably sharp in the image. Although  a lens can precisely focus at only one distance, the decrease in sharpness is gradual on each side of the focused distance, so that within the DOF, the unsharpness is imperceptible under normal viewing conditions.

That’s somewhat complicating to understand and just about every tutorial that I’ve ever read trying to explain depth of field refers to some math equations but essentially, depth of field is focusing on one specific element in your field of view and by adjusting the aperture setting on your lens determining what else will be in focus. If you want everything to be in focus you are aiming for deep focus, where as the foreground, background and everywhere else in the frame is all in focus and sharp.

20 Oct 2009

South Borneo - South Kalimantan

South Kalimantan Province is located in Kalimantan Island. South Kalimantan is a province of Indonesia. It is one of four Indonesian provinces in Kalimantan - the Indonesian part of the island of Borneo. The provincial capital is Banjarmasin. The province has a population of 2.97 million (2000 census).
There are 11 regencies in South Kalimantan: Banjar, Tanah Bumbu, Kotabaru, Tanah Laut, Barito Kuala, Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, Balangan, and Tabalong. This province has an administrative city, Banjarbaru.
Banjarmasin city is the capital of South Kalimantan have face in five dimensions that is; Government Town, Port Town, Commerce Town, Industrial Town and Tourism town. This town is located in tip of south as the gateway of South Kalimantan, occupy lowland which swamps, and stay between 3150 - 3220 south latitudes and between 114 320 - 114 380 east longitudes.
Riparian life is initial individuality from the growth of this town with it river transportation, beside its land transportation that starting rapidly grow.
The existence of Flora and Fauna in swamps lowland along the length of the river flowing downstream to go upstream and ridge life is a journey corridor of tourism preoccupying.
Floating Market, which is the only one in Indonesia and other world, is unique culture value.
Banjarmasin city, as Tourism town, has big enough potency. National tourism is pledge sector in the economic activity, to enlarge foreign exchange, to extend and smooth down opportunity to try and employment, push development of area, introduce nature and cultural and to have fatherland love.